Rabu, 27 September 2023

KONJUNGSI

Materi Pembelajaran Konjungsi

Pengertian Konjungsi

Konjungsi adalah kata penghubung yang digunakan untuk menghubungkan dua klausa atau kalimat. Konjungsi berfungsi untuk menunjukkan hubungan antarklausa atau kalimat, baik hubungan kausalitas, temporal, perbandingan, korelatif, maupun subordinatif.

Jenis-Jenis Konjungsi

Berdasarkan perilaku sintaktisnya dalam kalimat, konjungsi dapat dibagi menjadi empat jenis, yaitu:

  • Konjungsi koordinatif

Konjungsi koordinatif digunakan untuk menghubungkan dua klausa atau kalimat setara. Konjungsi koordinatif dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu:

* Konjungsi koordinatif penambahan: **dan, lagi pula, serta, lagi, lagi pula, dan lain-lain**
* Konjungsi koordinatif perlawanan: **tetapi, melainkan, sedangkan, namun, akan tetapi, sebaliknya**
* Konjungsi koordinatif pilihan: **atau, ataukah, atau pun**
  • Konjungsi korelatif

Konjungsi korelatif digunakan untuk menghubungkan dua klausa atau kalimat yang setara dan memiliki hubungan yang seimbang. Konjungsi korelatif terdiri dari dua kata yang selalu berpasangan, yaitu:

* **Konjungsi korelatif gabungan: baik ... maupun, entah ... entah, bukan ... melainkan**
* **Konjungsi korelatif perbandingan: sama ... seperti, tidak ... seperti, tidak ... se ... seperti**
* **Konjungsi korelatif perlawanan: meskipun ... tetapi, walaupun ... tetapi, biarpun ... tetapi**
  • Konjungsi subordinatif

Konjungsi subordinatif digunakan untuk menghubungkan dua klausa atau kalimat yang tidak setara. Konjungsi subordinatif dibagi menjadi beberapa kelompok, yaitu:

* **Konjungsi subordinatif temporal: setelah, sebelum, ketika, sewaktu, sesudah, selama, semenjak, sejak**
* **Konjungsi subordinatif kausal: karena, sebab, oleh karena itu, oleh sebab itu**
* **Konjungsi subordinatif syarat: jika, kalau, asalkan, asal, seandainya**
* **Konjungsi subordinatif tujuan: agar, supaya, guna, untuk**
* **Konjungsi subordinatif perbandingan: meskipun, walaupun, biarpun**
* **Konjungsi subordinatif konsesif: meskipun, walaupun, biarpun**
* **Konjungsi subordinatif cara: dengan, dengan cara**
* **Konjungsi subordinatif akibat: sehingga, sampai**
* **Konjungsi subordinatif keterangan waktu: ketika, sewaktu, sesudah, selama, semenjak, sejak**
* **Konjungsi subordinatif keterangan tempat: di mana, ke mana, dari mana**
* **Konjungsi subordinatif keterangan cara: bagaimana**
* **Konjungsi subordinatif keterangan sebab: karena, sebab**
* **Konjungsi subordinatif keterangan akibat: sehingga, sehingga**
* **Konjungsi subordinatif keterangan tujuan: agar, supaya, guna, untuk**
* **Konjungsi subordinatif keterangan perbandingan: meskipun, walaupun, biarpun**
* **Konjungsi subordinatif keterangan syarat: jika, kalau, asalkan, asal, seandainya**

Fungsi Konjungsi

Konjungsi berfungsi untuk menunjukkan hubungan antarklausa atau kalimat, baik hubungan kausalitas, temporal, perbandingan, korelatif, maupun subordinatif.

Contoh Penggunaan Konjungsi

  • Konjungsi koordinatif

    • Konjungsi koordinatif penambahan:
      • Andi dan Budi pergi ke sekolah.
      • Adik saya suka bermain bola dan berenang.
    • Konjungsi koordinatif perlawanan:
      • Aku ingin pergi, tetapi aku tidak punya uang.
      • Dia tidak malas, melainkan rajin.
    • Konjungsi koordinatif pilihan:
      • Kamu mau makan nasi atau roti?
      • Dia akan datang hari ini atau besok.
  • Konjungsi korelatif

    • Konjungsi korelatif gabungan:
      • Dia baik hati maupun pintar.
      • Aku tidak tahu entah dia akan datang atau tidak.
    • Konjungsi korelatif perbandingan: Dia sama tinggi seperti ayahnya. Dia tidak cantik seperti kakaknya.
    • Konjungsi korelatif perlawanan:
      • Meskipun dia miskin, tetapi dia rajin bekerja

 

MATERI PEMBELAJARAN TEKS DESKRIPSI

Materi Pembelajaran Teks Deskripsi

Pengertian Teks Deskripsi

Teks deskripsi adalah teks yang menggambarkan atau menjelaskan suatu objek secara jelas dan terperinci. Tujuan teks deskripsi adalah agar pembaca seolah-olah dapat merasakan langsung apa yang sedang diungkapkan dalam teks tersebut.

Ciri-Ciri Teks Deskripsi

Ciri-ciri teks deskripsi antara lain:

  • Menjelaskan secara jelas dan terperinci suatu objek, tempat, atau peristiwa.
  • Menggunakan kata-kata yang konkret dan merangsang panca indera pembaca.
  • Menggunakan kata-kata sifat dan kata keterangan untuk memberikan gambaran yang jelas tentang objek yang digambarkan.
  • Menggunakan kalimat yang efektif dan mudah dipahami.

Struktur Teks Deskripsi

Struktur teks deskripsi terdiri dari tiga bagian, yaitu:

  • Pembuka

Pada bagian pembuka, penulis memperkenalkan objek yang akan digambarkan.

  • Isi

Pada bagian isi, penulis memberikan gambaran yang jelas dan terperinci tentang objek yang digambarkan.

  • Penutup

Pada bagian penutup, penulis memberikan kesan akhir tentang objek yang digambarkan.

Jenis-Jenis Teks Deskripsi

Berdasarkan objek yang digambarkan, teks deskripsi dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Teks deskripsi orang

Teks deskripsi orang menggambarkan seseorang secara fisik dan kepribadiannya.

  • Teks deskripsi benda

Teks deskripsi benda menggambarkan suatu benda secara fisik dan fungsinya.

  • Teks deskripsi tempat

Teks deskripsi tempat menggambarkan suatu tempat secara fisik dan suasananya.

  • Teks deskripsi peristiwa

Teks deskripsi peristiwa menggambarkan suatu peristiwa secara kronologis.

Langkah-Langkah Menulis Teks Deskripsi

Berikut adalah langkah-langkah menulis teks deskripsi:

  1. Pilih objek yang akan digambarkan

Pilihlah objek yang menarik dan ingin Anda gambarkan.

  1. Lakukan pengamatan terhadap objek yang akan digambarkan

Lakukan pengamatan secara detail terhadap objek yang akan digambarkan. Gunakan panca indera Anda untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang objek tersebut.

  1. Buatlah kerangka teks deskripsi

Buatlah kerangka teks deskripsi berdasarkan hasil pengamatan Anda.

  1. Tulislah teks deskripsi

Tulislah teks deskripsi berdasarkan kerangka yang telah Anda buat. Gunakan kata-kata yang konkret dan merangsang panca indera pembaca.

Contoh Teks Deskripsi

Berikut adalah contoh teks deskripsi tentang pantai:

Pantai Kuta

Pantai Kuta merupakan salah satu pantai paling terkenal di Indonesia. Pantai ini terletak di Kabupaten Badung, Bali. Pantai Kuta memiliki pasir putih yang lembut dan air laut yang jernih. Ombaknya yang tinggi menjadikan Pantai Kuta sebagai salah satu destinasi wisata surfing favorit di dunia.

Pada pagi hari, Pantai Kuta terlihat sangat indah. Sinar matahari pagi yang cerah menyinari pasir putih dan air laut yang jernih. Deburan ombak yang lembut terdengar menenangkan. Banyak wisatawan yang datang ke Pantai Kuta untuk menikmati keindahan alamnya.

Pada sore hari, Pantai Kuta terlihat semakin ramai. Para wisatawan berbondong-bondong datang untuk menikmati suasana matahari terbenam yang indah. Warna langit yang jingga dan oranye berpadu dengan hamparan air laut yang biru. Suasananya sangat romantis.

Pantai Kuta merupakan salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat berlibur ke Bali. Pantai ini menawarkan keindahan alam yang luar biasa dan suasana yang menyenangkan.

Kesimpulan

Teks deskripsi adalah teks yang menggambarkan atau menjelaskan suatu objek secara jelas dan terperinci. Tujuan teks deskripsi adalah agar pembaca seolah-olah dapat merasakan langsung apa yang sedang diungkapkan dalam teks tersebut.

Untuk menulis teks deskripsi yang baik, perlu diperhatikan ciri-ciri, struktur, dan langkah-langkah menulis teks deskripsi.

 

10 Soal Uraian Materi Teks Deskripsi

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan teks deskripsi!

Jawaban:

Teks deskripsi adalah teks yang bertujuan untuk menggambarkan suatu objek, tempat, atau peristiwa tertentu secara jelas dan terperinci sehingga pembaca dapat seolah-olah merasakan, melihat, mendengar, dan mencium objek, tempat, atau peristiwa tersebut.

2. Sebutkan jenis-jenis teks deskripsi!

Jawaban:

Ada dua jenis teks deskripsi, yaitu:

  • Teks deskripsi spasial: teks yang menggambarkan objek, tempat, atau peristiwa berdasarkan ruang atau letaknya.
  • Teks deskripsi subjektif: teks yang menggambarkan objek, tempat, atau peristiwa berdasarkan kesan atau pendapat penulis.

3. Jelaskan ciri teks deskripsi dari segi objeknya!

Jawaban:

Ciri teks deskripsi dari segi objeknya adalah:

  • Objek yang digambarkan bersifat konkret, yaitu objek yang dapat dilihat, disentuh, didengar, dicium, atau dirasa.
  • Objek yang digambarkan bersifat spesifik, yaitu objek yang dapat dijelaskan secara terperinci.

4. Sebutkan struktur teks deskripsi!

Jawaban:

Struktur teks deskripsi terdiri dari tiga bagian, yaitu:

  • Identifikasi: bagian yang berisi pengenalan objek, tempat, atau peristiwa yang akan digambarkan.
  • Deskripsi bagian: bagian yang berisi gambaran objek, tempat, atau peristiwa secara detail.
  • Penutup: bagian yang berisi kesimpulan atau kesan akhir dari objek, tempat, atau peristiwa yang digambarkan.

5. Jelaskan ciri-ciri kalimat deskripsi!

Jawaban:

Ciri-ciri kalimat deskripsi adalah:

  • Menggunakan kata-kata yang dapat merangsang pancaindra pembaca.
  • Menggunakan kata-kata yang bersifat spesifik.
  • Menggunakan kata-kata yang bersifat objektif atau subjektif.

6. Berikan contoh teks deskripsi spasial!

Jawaban:

Pantai Parangtritis merupakan salah satu pantai terindah di Indonesia. Pantai ini terletak di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Pantai Parangtritis memiliki hamparan pasir putih yang luas dan bersih. Ombaknya yang besar dan ganas menjadi daya tarik tersendiri bagi para peselancar. Di sebelah kiri pantai terdapat tebing yang sangat tinggi, sedangkan di sebelah kanan terdapat batu karang besar yang seolah-olah siap menjaga gempuran ombak yang datang setiap saat.

7. Berikan contoh teks deskripsi subjektif!

Jawaban:

Ibuku adalah sosok yang sangat istimewa. Ia adalah orang yang paling menyayangiku di dunia ini. Ibu selalu ada untukku dalam suka dan duka. Ia selalu memberikan semangat dan dukungan kepadaku. Ibu adalah sosok yang kuat dan tangguh. Ia selalu bekerja keras untuk keluarga. Ibu adalah malaikat yang dikirim Tuhan untuk menjagaku.

8. Jelaskan fungsi kata depan dalam teks deskripsi!

Jawaban:

Kata depan berfungsi untuk menunjukkan letak atau posisi objek, tempat, atau peristiwa yang digambarkan.

9. Jelaskan fungsi kata sifat dalam teks deskripsi!

Jawaban:

Kata sifat berfungsi untuk memberikan keterangan tentang sifat atau keadaan objek, tempat, atau peristiwa yang digambarkan.

10. Jelaskan fungsi majas dalam teks deskripsi!

Jawaban:

Majas berfungsi untuk memperindah atau menghidupkan gambaran objek, tempat, atau peristiwa yang digambarkan.

Penjelasan Tambahan

Selain soal-soal di atas, guru juga dapat membuat soal-soal yang lebih spesifik, misalnya:

  • Soal yang meminta siswa untuk mengidentifikasi objek, tempat, atau peristiwa yang digambarkan dalam teks deskripsi.
  • Soal yang meminta siswa untuk menentukan jenis teks deskripsi berdasarkan objeknya.
  • Soal yang meminta siswa untuk menentukan struktur teks deskripsi.
  • Soal yang meminta siswa untuk menentukan ciri-ciri kalimat deskripsi.
  • Soal yang meminta siswa untuk memberikan contoh teks deskripsi dengan objek, tempat, atau peristiwa yang berbeda.

Soal-soal tersebut dapat disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa.

 

20 Soal Pilihan Ganda Materi Teks Deskripsi

Pembahasan

Soal 1

Teks yang menggambarkan suatu objek secara jelas dan terperinci disebut ...

A. Teks deskripsi B. Teks narasi C. Teks eksposisi D. Teks argumentasi

Pembahasan

Teks yang menggambarkan suatu objek secara jelas dan terperinci disebut teks deskripsi. Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

Soal 2

Ciri-ciri teks deskripsi adalah ...

A. Menggunakan kata-kata yang konkret dan merangsang panca indera pembaca B. Menggunakan kata-kata sifat dan kata keterangan C. Menggunakan kalimat yang efektif dan mudah dipahami D. Semua jawaban benar

Pembahasan

Teks deskripsi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Menggunakan kata-kata yang konkret dan merangsang panca indera pembaca
  • Menggunakan kata-kata sifat dan kata keterangan
  • Menggunakan kalimat yang efektif dan mudah dipahami

Jadi, jawaban yang tepat adalah D.

Soal 3

Struktur teks deskripsi terdiri dari ...

A. Pembuka, isi, dan penutup B. Isi dan penutup C. Pembuka dan isi D. Pembuka saja

Pembahasan

Struktur teks deskripsi terdiri dari tiga bagian, yaitu:

  • Pembuka
  • Isi
  • Penutup

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

Soal 4

Teks deskripsi yang menggambarkan seseorang secara fisik dan kepribadiannya disebut ...

A. Teks deskripsi orang B. Teks deskripsi benda C. Teks deskripsi tempat D. Teks deskripsi peristiwa

Pembahasan

Teks deskripsi yang menggambarkan seseorang secara fisik dan kepribadiannya disebut teks deskripsi orang. Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

Soal 5

Teks deskripsi yang menggambarkan suatu benda secara fisik dan fungsinya disebut ...

A. Teks deskripsi orang B. Teks deskripsi benda C. Teks deskripsi tempat D. Teks deskripsi peristiwa

Pembahasan

Teks deskripsi yang menggambarkan suatu benda secara fisik dan fungsinya disebut teks deskripsi benda. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.

Soal 6

Teks deskripsi yang menggambarkan suatu tempat secara fisik dan suasananya disebut ...

A. Teks deskripsi orang B. Teks deskripsi benda C. Teks deskripsi tempat D. Teks deskripsi peristiwa

Pembahasan

Teks deskripsi yang menggambarkan suatu tempat secara fisik dan suasananya disebut teks deskripsi tempat. Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

Soal 7

Teks deskripsi yang menggambarkan suatu peristiwa secara kronologis disebut ...

A. Teks deskripsi orang B. Teks deskripsi benda C. Teks deskripsi tempat D. Teks deskripsi peristiwa

Pembahasan

Teks deskripsi yang menggambarkan suatu peristiwa secara kronologis disebut teks deskripsi peristiwa. Jadi, jawaban yang tepat adalah D.

Soal 8

Kata-kata yang konkret adalah kata-kata yang ...

A. Dapat merangsang panca indera pembaca B. Digunakan untuk memberikan informasi tentang sifat atau ciri-ciri suatu benda, tempat, atau peristiwa C. Mudah dipahami dan tidak menimbulkan ambiguitas D. Semua jawaban benar

Pembahasan

Kata-kata yang konkret adalah kata-kata yang dapat merangsang panca indera pembaca. Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

Soal 9

Kata-kata sifat adalah kata-kata yang digunakan untuk ...

A. Memberikan informasi tentang sifat atau ciri-ciri suatu benda, tempat, atau peristiwa B. Mudah dipahami dan tidak menimbulkan ambiguitas C. Dapat merangsang panca indera pembaca D. Semua jawaban benar

Pembahasan

Kata-kata sifat adalah kata-kata yang digunakan untuk memberikan informasi tentang sifat atau ciri-ciri suatu benda, tempat, atau peristiwa. Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

Soal 10

Kalimat efektif adalah kalimat yang ...

A. Mudah dipahami dan tidak menimbulkan ambiguitas B. Menggunakan kata-kata yang konkret dan merangsang panca indera pembaca C. Menggunakan kata-kata sifat dan kata keterangan D. Semua jawaban benar

Pembahasan

Kalimat efektif adalah kalimat yang mudah dipahami dan tidak menimbulkan ambiguitas.

Selamat belajar



Kamis, 07 September 2023

LEMBAR KERJA PIDATO PERSUASIF

LEMBAR KERJA  PIDATO PERSUASIF

 

Nama                           : ………………………

                                      ………………………

 

Kompetensi Dasar : 3.3 Mengidentifikasi gagasan, pikiran, andangan, arahan,

                                          atau pesan dalam pidato persuasif

                                    4.3 Menyimpulkan gagasan, pikiran, andangan, arahan,

                                          atau pesan dalam pidato persuasif

                                    3.4 Menelaah struktur dan ciri kebahasaan pidato persuasif

 

1.      Simaklah pidato “Pentingnya Menjaga Kesehatan di Masa Pandemi” yang disampaikan oleh teman Ananda.

Assalamualaikum Wbr.Wb.

Salam Sehat dan Bahagia …

Yth. Kepala MTsN 7 Jombang

Yang Kami hormati keluarga besar  MTsN 7 Jombang

 

Puji syukur kehadirat Allah SWT karena hanya berkat rahmat dan hidayahNya maka kita dapat hadir di acara ini.

Shalawat dan   salam marilah tetap kita curahkan kepada Nabi Muhammad SAW yang senantiasa kita harapkan safaatnya hingga akhir jaman.

 

Hadirin yang kami hormati,

Pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan menyampaikan informasi terkait Pandemi Covid-19. Berdasarkan data dari laman Covid19.co.id pukul 16.47 pada hari Senin(4/10) jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia bertambah 922 pasien. Dengan demikian sampai hari ini di Indonesia  ada 4.220.206 orang.Total pasien yang sembuh menjadi 4.046.891 di seluruh Indonesia. Jumlah pasien meninggal dunia dalam 24 jam terakhir sebanyak 88 orang. Jadi ada 142.281 orang yang dinyatakan meninggal dunia karena virus Covid-19.

 

Hadirin yang berbahagia,

Ada hal yang menggembirakan terkait pernyataan Presiden Jokowi. Beliau memastikan program vaksinasi dari Sabang sampai Merauke berjalan dengan baik dan merata. Hal itu disampaikan saat Presiden meninjau kegiatan Vaksinasi Covid-19 bagi pelajar di halaman kantor Bupati, Kabupaten Merauke, Papua, Minggu ( 3/10)

 

Hadirin yang berbahagia,

Virus sebagaimana kita ketahui virus Covid-19  tidak mungkin hilang secara total. Bahkan virus dapat memutasi dirinya dengan cepat. Untuk itu kita harus tetap waspada, tetap disiplin dalam

menjalankan protokol kesehatan, dan yang terpenting belajar hidup berdampingan dengan Virus Covid-19.

 

Hadirin yang kami hormati,

Sekali lagi saya ingatkan bahwa Covid-19 ini tidak mungkin hilang secara total. Oleh sebab itu kita harus belajar hidup berdampingan dengan Virus Covid-19. Agar kita terhindar dari paparan Virus kita harus disiplin menerapkan protokol kesehatan yang ketat, yakni selalu memakai masker, sering mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas yang tidak penting.

 

Hadirin yang berbahagia,

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat .

Wassalamualaikum wr.wb

 

2.      Bersama teman di kelompok Ananda, jawablah pertanyaan berikut.

a.       Informasi apa yang disampaikan dalam teks pidato tersebut?

b.      Mengapa kita perlu waspada terhadap covid-19?

c.       Bagaimana cara menjaga agar tubuh kita dari terpaparnya covid-19?

d.      Simpulkan pidato yang Ananda dengar/baca!

e.       Identifikasi ciri kebahasaannya!

3.      Tentukan wakil dari kelopok Ananda yang bertugas menyampaikan hasil diskusi kepada kelompok lain.

4.      Simak dan catat penyampaian presentasi teman Ananda dari kelompok lain.

 

 

 

MATERI PIDATO PERSUASIF DAN TEKS PIDATO

Pengertian Pidato Persuasif

Pidato persuasif adalah pidato yang berisi ajakan kepada masyarakat untuk melakukan sesuatu. Pidato persuasif berisikan pesan yang disampaikan kepada audiens oleh seorang pembicara untuk mempengaruhi atau mengajak masyarakat. Dalam pidato persuasif biasanya hal yang disampaikan berupa gagasan, isu, konsep, atau produk agar audiens terbujuk.

Tujuan Pidato Persuasif

 

 

1. Pembentukan Tanggapan

Tujuan pidato persuasif pada bagian ini adalah untuk membentuk masyarakat agar memberikan tanggapan dan audiens dapat berbicara atau berperan aktif dalam menanggapi pidato. Sebagai seseorang yang sedang berpidato, kita harus bisa mengaitkan topik pembicaraan dengan kondisi masyarakat agar bisa menghasilkan tanggapan yang natural.

Selain itu, perlu dipahami juga oleh pembicara bahwa dengan adanya pembentukan tanggapan diharapkan ada proses ide-ide baru dengan nilai masyarakat hingga menghasilkan perubahan perilaku. Dengan begitu, penyampaian pidato bisa bermanfaat bagi audiens.

2. Penguatan Tanggapan

Apabila sudah terjadi pembentukan tanggapan yang baik dan sesuai dengan topik pembicaraan, maka tahapan selanjutnya adalah menguatkan tanggapan tersebut. Dengan memberikan penguatan tanggapan bagi sekelompok masyarakat bertujuan untuk menjaga kesinambungan antara perilaku yang sedang berlangsung terhadap beberapa topik, gagasan atau isu.

Pada dasarnya, proses ini bertujuan untuk mendorong audiens bahwa yang ia lakukan didukung dan juga berdasarkan data atau nilai-nilai dalam masyarakat.

3. Pengubahan Tanggapan

Tujuan pidato persuasif yang ketiga adalah pengubahan tanggapan. Pengubahan tanggapan ini biasanya dilakukan kepada audiens atau kelompok masyarakat karena sering melakukan kebiasaan buruk.

Oleh sebab itu, sebagai pembicara pidato atau orator, maka kamu harus bisa mengubah pemikiran dan mengajak audiens kamu kepada hal yang lebih baik. Contohnya seperti, ajakan untuk membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan dimanapun kamu berada, dan masih banyak lagi.

Ciri-Ciri Pidato Persuasif

 

  1. Di dalam pidato persuasif, mengandung kalimat ajakan atau perintah atau rekomendasi.
  2. Memiliki kalimat yang bersifat mendorong atau mengajak seseorang melakukan sesuatu.
  3. Kalimat yang digunakan bersifat membangun.
  4. Jika kamu ingin mengajak atau mendorong seseorang melakukan sesuatu, kamu juga harus menyertai ajakan kamu dengan masalah yang akan dibahas.
  5. Kamu juga perlu membangun emosi para pendengar, agar mereka menyetujui dan mendengarkan apa yang kamu sampaikan.

 Struktur Pidato Persuasif

1. Pembukaan

Biasanya pada bagian pidato pembukaan berisikan salam pembuka, ucapan penghormatan (Sapaan), dan ucapan rasa syukur.

a. Salam Pembuka

Pada salam pembuka, pidato biasanya bertujuan untuk menyapa para pendengar atau audience. Salam pembuka biasanya disampaikan sesuai dengan latar belakang dan situasi pada saat itu juga. Contoh, salam pembuka yang bisa kamu pakai adalah selamat pagi, selamat siang atau selamat malam.

b. Ucapan Penghormatan (Sapaan)

Pada saat sapaan atau ucapan penghormatan ini, dimaksudkan sebagai bentuk rasa hormat untuk para hadirin yang diucapkan oleh orang yang berpidato. Biasanya, penghormatan dilakukan sebagai ucapan terima kasih untuk para hadirin yang bersedia hadir.

Selain Itu, ucapan penghormatan ini dilakukan secara khusus kepada tamu undangan yang biasanya diundang dalam acara tersebut atau kepada audiens yang memiliki tingkatan sosial atau umur yang lebih tinggi. Melalui ucapan penghormatan, audiens diharapkan mendapatkan ucapan hangat terlebih dahulu.

c. Ucapan Rasa Syukur

Struktur pidato persuasif selanjutnya adalah mengucapkan syukur. Rasa syukur yang diucapkan sebagai salah satu bentuk ucapan terimakasih kepada Tuhan karena telah memberikan kesempatan untuk bisa mengadakan acara dan juga kesempatan untuk menyampaikan pidato pada acara itu.

Ada pula pengenalan singkat pada topik yang akan dibahas pada bagian pembukaan. Selain itu, pada bagian pembukaan ini juga berfungsi sebagai pengantar sebelum akhirnya pada tahap penjelasan atau isi pidato bisa dipahami lebih mudah oleh audiens. Biasanya pada bagian pembukaan ini juga dijelaskan pengantar isi pidato yang berupa deskripsi topik yang akan dibahas.

2. Isi Pidato

Setelah melakukan pembukaan dengan mengucapkan salam dan ucapan syukur. Selanjutnya, kamu bisa melanjutkan pidato dengan menyampaikan isi pidato. Pada bagian ini, orator atau orang yang menyampaikan pidato akan menyampaikan pendapat, gagasan, alasan, informasi-informasi penting yang tentunya bertujuan untuk mengajak atau mendorong para pendengar.

Jika kamu ingin pendapatmu dapat didengar dan dipercaya, maka kamu harus menggunakan alasan yang dapat meyakinkan serta memiliki data yang aktual dan sudah disesuaikan dengan topik yang akan disampaikan.

3. Penutup Pidato

Sesuai dengan namanya, maka bagian ini berada pada akhir pidato. Orator harus menutup pidatonya dengan baik, biasanya orator akan menutup dengan saran, ajakan, kesimpulan pidato agar semakin meyakinkan para audiens atas pernyataan yang sudah disampaikan. Kemudian, dilanjutkan dengan permintaan maaf untuk salah-salah kata serta salam penutup atau bisa juga ucapan terimakasih.

Cara Menyusun Teks Pidato

Kamu sudah mengetahui apa saja bagian-bagian yang ada pada teks pidato, dalam membuat teks pidato ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan agar teks pidato kamu nantinya akan tersusun secara rapi dan sesuai dengan apa yang akan kamu bicarakan. Berikut adalah langkah-langkah untuk menyusun teks pidato.

1. Memilih dan Menentukan Topik

Pada tahap pertama menyusun teks pidato, kamu harus menentukan topik yang akan kamu sampaikan. Setelah kamu menentukan topik yang akan kamu bicarakan nanti, kamu juga wajib untuk mempelajari topiknya.

Untuk bisa mempelajari topik yang sudah dipilih, kamu dapat melakukan riset terhadap topik tersebut. Kemudian, carilah informasi-informasi terbaru dan terpercaya, agar pidatomu semakin meyakinkan. Kamu bisa mencari informasi-informasi tersebut melalui internet atau media online lainnya. Selain itu, kamu juga bisa mencari melalui buku, koran, majalah, dan sumber informasi lainnya.

2. Menentukan Tujuan Pidato

Pada tahap ini, kamu harus menentukan tujuan apa yang ingin kamu capai dari pidato persuasif akan disampaikan. Dengan menentukan tujuan pidato persuasif, maka kamu dapat menyampaikan gagasan, pendapat, dan pesan yang ingin kamu sampaikan ke audiens, sehingga dapat didengar dan diterima dengan baik.

Selain itu, kamu bisa menentukan tujuan pidato dengan beberapa pertanyaan yang dapat diukur, seperti apakah dengan pidatomu, kamu mengharapkan audiens melakukan sesuatu? atau apakah dengan pidatomu, kamu mengharapkan audiens merubah suatu perilaku? Dengan menyusun beberapa pertanyaan terhadap apa yang ingin kamu capai, maka kamu bisa menentukan tujuan menyampaikan pidato, sehingga isi pidato bisa disesuaikan dengan baik.

3. Memahami Audiens

Dalam menyusun teks pidato, kamu juga perlu memperhatikan sasaran audiens. Pastinya kamu tidak ingin pidato yang telah disampaikan hanya menjadi angin lalu karena tidak relevan dengan kondisi audiens saat ini. Oleh karena itu, kamu harus memahami beberapa hal seperti, siapa saja yang akan menjadi audiens, berapakah rentang umur audiens, dan latar belakang audiens.

Contohnya, jika audiens kamu ternyata adalah mereka yang masih muda dan merupakan generasi milenial, kamu tidak mungkin berbicara terlalu formal dengan intonasi yang membosankan karena pastinya pidato yang disampaikan tidak diperhatikan dengan baik.

4. Menentukan Pokok Argumentasi

Tahap selanjutnya adalah menentukan pokok argumentasi. Dengan menentukan pokok argumentasi, kamu bisa membuat pidato menjadi lebih tersusun dan to the point. Kamu bisa menyampaikan 3 hingga 4 pokok argumentasi atau sesuai dengan durasi pidato yang ingin kamu sampaikan. Perlu diingat ya, kamu harus menyampaikan argumentasi yang logis, jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

5. Mengembangkan Naskah Pidato

Setelah sudah melakukan langkah-langkah di atas, kamu bisa memulai untuk menulis naskah pidato persuasif. Kamu bisa mengembangkan naskah pidato persuasif sesuai dengan struktur pidato dan poin-poin argumen yang sudah kamu temukan sebelumnya.

Cara Menyampaikan Pidato yang Baik dan Benar

1. Cara Persuasi Audiens

Cara ini bertujuan untuk membujuk atau mengajak audiens agar yakin dan ingin mengikuti apa yang kamu sampaikan. Kamu bisa menggunakan 3 pendekatan untuk bisa mempersuasi audiens yang telah ditentukan.

a. Pendekatan Etika

Kamu bisa menyediakan kalimat-kalimat yang menggunakan nilai moral atau menyajikan contoh, mana hal yang benar dan mana yang salah.

b. Pendekatan Emosi

Dengan teks pidato yang sudah disiapkan, kamu bisa menggugah perasaan pendengar atau audiens dengan membuat mereka merasa terharu, bersemangat atau tergugah untuk mengikuti apa yang kamu katakan.

c. Pendekatan Logika

Pendekatan ini bisa kamu capai dengan membuat isi pidato yang sudah kamu buat menjadi masuk akal dengan memiliki hal-hal yang kuat, seperti sumber informasi yang terpercaya, teraktual dan berdasarkan fakta di lapangan atau data yang sudah tercatat.

2. Metode Penyampaian Pidato

Metode atau cara menyampaikan sebuah pidato perlu ditentukan supaya dapat lebih meyakinkan pendengar pidato. Ada 4 macam metode penyampaian pidato persuasif, yaitu metode impromtu, metode ekstemporan, membaca naskah, dan menghafal. Berikut adalah masing-masing penjelasannya.

a. Metode Impromtu

Metode ini dikerjakan secara tiba-tiba atau dadakan tanpa adanya persiapan apapun dari orator. Isi yang ada di pidato juga langsung disesuaikan dengan situasi di lapangan.

b. Metode Ekstemporan

Metode ini dilakukan tanpa menggunakan naskah pidato, tetapi pada metode ini orator atau pembicara masih memiliki kesempatan untuk membuat kerangka isi pidato.

c. Metode Membaca Naskah

Metode ini dilakukan dengan membawa teks pidato dan membacanya pada saat acara berlangsung.

3. Metode Menghafal

Metode ini dilakukan dengan menghafal teks pidato yang sudah disiapkan sebelumnya, sehingga orator atau pembicara tidak membawa teks pada saat berpidato di depan. Namun, dengan metode ini, pembaca bisa juga membawa teks pidato.

Catatan bagi kamu, meskipun metode satu dan dua tidak memerlukan teks saat kamu berpidato, tetapi kamu tetap harus memahami seperti apa pidato persuasif itu. Hal ini perlu dilakukan agar pada saat berpidato, kamu tetap bisa mencapai tujuan pidato persuasif.

Untuk metode tiga dan empat walaupun kamu sudah mempersiapkan teks pidato dan kamu diperbolehkan untuk membawa teksnya, tetapi kamu juga perlu untuk mempelajari teks itu lebih lanjut agar pada saat dibacakan kamu memiliki intonasi dan penekanan yang pas bukan hanya sekedar membaca.

Contoh Teks Pidato Persuasif

Berikut adalah contoh teks pidato persuasif dengan tema narkoba yang bisa kamu jadikan inspirasi dan contoh.

Teks Pidato Persuasif Tema Narkoba

Pembukaan

Selamat Siang, salam sejahtera dan semoga kita semua tetap dalam lindungan Tuhan yang Maha Esa. yang saya hormati Ibu Kepala MTs Negeri 7 Jombang, seluruh staf guru dan juga teman-teman yang sayang kasihi.

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kita dapat hadir dan berkumpul disini pada kesempatan ini saya akan menyampaikan pidato singkat saya mengenai narkoba.

Narkoba merupakan permasalahan yang serius di Indonesia, keberadaannya yang disalahgunakan mengkhawatirkan banyak pihak. Bahkan, kondisi korban yang sudah terperosok kedalamnya juga sangat memprihatinkan. Narkoba adalah salah satu perusak masa depan anak muda yang sebenarnya masih memiliki jalan yang panjang.

Isi

Tindakan tegas untuk tidak menggubrisnya sama sekali adalah satu-satunya jalan untuk menghindarinya karena sedikit saja berdekatan dengan benda ini, kita akan terperosok ke dalam lubang hitam yang akan menyiksa kita secara fisik maupun psikis.

Bagaimana tidak, sekali mencoba narkoba, maka barang ini akan terus-menerus menghantui kita setiap hari, setiap jam, bahkan setiap detik! Narkoba adalah zat adiktif yang artinya tubuh kita akan terus memintanya saat telah mencicipinya.

Bukan berarti tubuh kita benar-benar menginginkannya, tetapi narkobalah yang memanipulasi tubuh kita untuk memintanya. Tubuh kita akan dibodohi untuk terus memasukan obat berbahaya ini, meski zat-zat yang terkandung di dalamnya justru menghancurkan tubuh kita

Tak berhenti disitu saja, narkoba juga akan menyerang kita secara psikis. Artinya, hati kita akan terus dibuat gelisah jika belum mencicipinya. Kepala kita akan ditutupi oleh kegelapan yang ditimbulkannya hingga kita bahkan mampu untuk membentak atau menyakiti orang yang kita kasihi.

Berbicara perihal orang yang kita kasihi, maka yang menjadi yang akan korban bukan hanya kita sendiri melainkan orang-orang terdekat kita yang peduli terhadap kehidupan kita. Bayangkan saja, perasaan orang tua Anda, ketika melihat Anda menderita karena terjebak oleh bahan berbahaya ini. Mereka tidak akan sanggup melihat anaknya menderita dan mereka juga akan mendapatkan banyak stigma masyarakat untuk seumur hidup.

Sudah cukup rasanya tiga juta orang di Indonesia yang telah terjebak dalam kenikmatan fananya. Ya, Anda tidak salah mendengarnya, tiga juta orang dan masih terus bertambah telah terjerumus ke lubang hitam benda haram ini berdasarkan data yang dihimpun oleh BNN atau Badan Narkotika Nasional pada 2019.

Penutup

Oleh karena itu, saya menyatakan dengan tegas, tolong jangan dekati benda haram ini! Bukan hanya sekadar masalah hukum saja, tetapi juga akan menyebabkan tubuh menjadi tidak sehat. Narkoba harus dijauhi karena benda ini benar-benar destruktif dan akan menghancurkan kehidupan Anda!

Sekian dan Terima kasih.Assalamualaikum Wr. Wb.